Jakarta (KABARIN) - Tim nasional Iran memutuskan mundur dari Piala Dunia 2026 setelah insiden serangan udara Amerika Serikat ke wilayahnya pekan lalu.
Dikutip dari OneFootball, Rabu, Menteri Olahraga Iran Ahmad Doyanmali menjelaskan beberapa alasan di balik keputusan ini.
“Mengingat rezim korup Amerika Serikat telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apapun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia,” ujar Doyanmali.
Selain insiden tersebut, keputusan mundur juga dipertimbangkan demi keamanan tim, mengingat Iran sejatinya tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, yang semua pertandingan digelar di Amerika Serikat.
“Orang-orang kami tidak aman, dan secara fundamental, kondisi untuk berpartisipasi tidak ada. Mengingat tindakan jahat yang mereka lakukan terhadap Iran,” tambah Doyanmali.
Ia menekankan bahwa Amerika Serikat sudah memaksakan dua perang dalam delapan sampai sembilan bulan terakhir, menyebabkan ribuan korban, sehingga kehadiran tim di turnamen dianggap tidak memungkinkan.
Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino sempat memastikan Timnas Iran tetap bisa tampil di Piala Dunia jika mendapat izin dari Presiden AS Donald Trump.
“Selama pembicaraan, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen di Amerika Serikat. Kita semua membutuhkan acara seperti Piala Dunia FIFA untuk menyatukan orang-orang sekarang lebih dari sebelumnya,” kata Infantino beberapa waktu lalu, dikutip dari Marca.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026